Sabtu, 29 September 2012

Penggelapan Uang Nasabah Rp. 79 Juta

Pengalaman berharga buatku selama aku kerja di Perbankan telah membuat suatu penyesalan seumur hidupku dengan menyandang gelar "Penggelapan Uang". tanpa sadarku selama bekerja aku selalu menggunanakan uang nasabah untuk keperluan pribadi dengan akumulasi 79 juta yang harus aku pertaruhkan,namun aku harus buktikan tidak sebesar itu uang yang harus aku tanggung.

Cicak berdecak kala aku menuliskan ini,semoga pertanda kebenaran bagiku. Buat yang membaca benar saya memang menggunakan uang nasabah,ini belum ada endingnya karena saya belum mendapatkan perjanjian apapun dari pihak Bank tempat saya bekerja dulu. Saya akui mereka hendak memberikan saya keringanan namun saya meresa makin terjepit dengan memberikan image kepada nasabah. Tapi saya akan hadapi. Tips buat para petugas Bank yang khilaf selalu gunakan akal sehat,berdoa kepada Allah SWT, dan jangan putus asa,apapun kata orang sekarang buktikan bahwa kamu akan bisa menyelesaikan masalah tersebut.

Adakala masyarakat tidak terima dengan kenyataan uang mereka telah kamu gunakan,namun ada juga masyarakat yang bisa menerima dan yakin bahwa Allah SWt ada disampingmu dan menegakkan hatimu. Ceritakan dan akui kesalahan itu hal yang tepat,semua orang bermasalah dan semua orang berhutang. Jadi dengan kejadian ini saya malah ingin buka usaha untuk membuka warung sate dengan nama "SATE 79 JT" keren kali ya..semoga Allah SWT merahmati dan memberikan jalan terbaik. Amin......!!!!

Oh ya selalu buktikan bahwa kamu salah dan ingin memperbaiki kesalahan,kalau kata tobang ku "Mambayar Rusa Na Mayub" yang artinya kita membayar rusa yang hanyut di sungai.

Semangat yaa Fitri...Kamu bisa...!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar