Senin, 12 Desember 2016

12/12/16-12.38 pm

Telepon itu berakhir pada pukul 12.38 Wib tanggal 12/12/16
Riak wajahku menyimpulkan sebuah senyuman.
Ingin ku bisikkan kepada malam betapa beartinya malam ini.
Namun aku tahu ada tindakan yang akan kamu putuskan
Ocehan hatiku ini akan membuat sebuah jurang, dan aku tahu itu.
Radah semua tentangku,jika memang perlu kamu hapus silahkan.
Akhirnya kamu pergi,memblock semua akses, dan aku tahu itu.


Jawabanmu terhadap isi hatiku adalah Pergi..ya aku tahu itu.
Untuk semua keputusanmu aku sudah siap.
Waktu yang akan menjawab, dan aku tidak perlu teriak mencari.
Intuisi hanya itu yang akan mengembalikan kamu.
Telepon itu berakhir pukul 12.38 tanggal 12/12/16.
Akhirnya aku kembali dalam sunyi dan kesendirian.


-f3_bor!to- for TNJ

Selasa, 22 November 2016

Prasangka

Kadang kita manusia hanya bisa melihat sekilas tanpa tahu kebenarannya. Hal itu terjadi kepadaku ya...ternyata benar kata mamak ku, "Kalau ada makanan biasa aja ambilnya, nanti piker orang kita rakus" itu benar banget dan hal itu aku rasakan hari ini. Ada rekan kantor dating membawa makanan mungkin karena aku ambil jatah 2, trus dating lagi ke meja makanan tersebut teman aku piker aku mau ambil lagi...padahal jatah yang 1 lagi aku ambil buat kakak rekan kerjaku. Aku cuma nerimo ajalah..lagian Allah SWT tahu tanpa aku harus marah-marah dengan omongan temanku itu karena aku tahu watak dia itu masih polos, namun dia diberkahi rahmat oleh Allah SWT mendapatkan pekerjaan dan cepat memiliki suami. Tapi bagiku dia seperti adik jadi cara dia itu mengingatkan sama adek ku Rizky. Alhamdulillah ya..Allah ya Rahman terimakasih atas perubahan diri dan sikap hamba..terimakasih. :)

Sabtu, 19 November 2016

#Lomba Hari Ayah 2016-Ayah Aku Rindu#

Ayah Ku Kebanggaanku
Mungkin orang akan bilang dia tidak tampan, tapi bagiku dia sangat tampan.
Orangnya supel, humble, dan sangat penyayang kepda keluarga.
Namanya menyimpulkan sebuah do'a "Kemenangan" untuk hidup dan dirinya.
Andai orang bertanya siapa lelaki itu?dengan bangga aku menjawab dia AYAH-ku
Namun ayah tak lagi bersama kami, dia sudah pergi pada 17/11/2013
Gemuruh rasa pilu kehilangan itu masih terasa jika mengingat tanggal 17 November.
Rasanya sulit hati berdamai dengan keadaan jika meningat hari ini.
Ibarat sakit yang sangat berat dan obat terbaik untuk sembuh adalah Empedu.
Tegar ya...kami coba tegar untuk menghadapi takdir ilahi.
Orang-orang hanya bisa melihat kami sekarang secara individu.
Namun mereka tidak tahu lubuk hati kami yang sangat dalam kehilangan Ayah kami tercinta.
Gemuruh rasa pilu kehilangan itu masih terasa jika mengingat tanggal 17 November.


Kata-kata diatas merupakan untaian rasa yang aku rasakan hari ini, ingin aku berpaling untuk tidak menulis apapun tentang ayahku, namun semakin aku berpaling semakin sakit aku rasa. Jika ladies anak perantau baik itu bekerja dan kuliah pasti kadang terlupa untuk menelepon orang tua, apalagi ketika sedang dimabuk asmara untuk si Doi waktu itu rasanya harus dihabiskan 24 jam. Terkadang ketika baru ketemu tadi siang belum beberapa menit sudah menelepon, dan jika ada telepon dari orang tua masuk malah diabaikan dengan gerutu dalam hati : "Apa sih..ayah ini resek nelpon aja, ngak tahu apa orang lagi teleponan" atau "Mama ini ganggu aja !Pasti cuma mau nasehatin aja bosen dengernya". Ketika telepon dari si-Doi harus dimatikan dan menerima telepon dari orang tua nadanya menjadi siratan emosi tertahan tidak manis seperti ketika menerima telepon dari si-Doi. Mungkin aku termasuk anak perempuan beruntung memiliki ayah super baik, super sabar dan mengerti akan diriku. Dulu ketika aku harus pergi jauh untuk kuliah ayah yang mengantarkan ku, mungkin mamak dan ayahku sudah sepakat untuk membagi tugas mengantarkan anak-nakanya kuliah karena waktu itu abang ku juga masuk kuliah bersamaan dengan ku.

Bedanya abangku mengambil studi di Jawa sedangkan aku ke Kalimantan dalam waktu bersamaan kedua orangtua ku melepas kedua anaknya untuk bersekolah. Jangan tanya soal biaya kuliah sampai saat ini aku juga berpikir keras bagaimana kedua orangtua ku bisa tegar dan sabar untuk mencari nafkah dengan posisi perekonomian yang semakin sulit. Istilah mamak ku "Kaki jadi Kepala, Kepala jadi Kaki" itulah ungkapan mamak ku ketika kami membuat dirinya kesal dan marah. Waktu itu mamak ku harus mengalah untuk tidak mengantarkan ku bandara karena mamak ku sudah pergi mengantarkan abangku ke pulau Jawa. Sampai di bandara ayah ku melihat kecemasanku karena baru kali ini aku pergi jauh dan baru kali ini aku pergi naik pesawat terbang.
"Nang..kamu itu ibarat batang ubi kayu jika dilempar saja ke tanah kamu akan hidup"
"Ngak usah kecewa kalau kami ngak bisa mengantarkan mu sampai ke Kalimantan"
"Kamu harus mengerti kondisi keluarga kita, jadi jangan sedih ya..!!"
"Gimana pun kami ingin kalian anak-anak ayah sama mamak menjadi anak yang sukses"
"Jika mau sukses ya harus berjuang lah nang...jangan nangis karena sedih"
"Nangislah karena kamu bangga bisa sekolah dan berjuang untuk masa depanmu"
Itulah nasehat ayahku ketika aku ingin menapaki kaki di perantauan jauh dari kedua orangtua. Awalnya aku berpikir wah..senang bisa jauh dari rutinitas pekerjaan rumah, ngak kena marah. Senang???awal pikiran kita aja ladies, ketika aku harus boarding pass dan hanya bisa melihat ayah dan adik ku dari kaca, sedih rasanya, dan ketika sudah dalam pesawat air mata itu pun jatuh tanpa henti. Ingin rasanya kembali namun ingat kembali kata-kata ayah ku untuk kuat berjuang.

Ayah ku dulu seorang Lurah. Gagah melihatnya ketika ayahku mengenakan seragam PDU-LURAH. Ketika aku masih duduk di bangku SD ayah sudah Lurah dan aku bangga memakai topi PDU-Lurahnya. Ayahku berjuang melawan sakit asam urat kurang lebih 25 tahun, bertambah usia bertambah juga penyakit ayahku sampai akhirnya ayah terkena stroke. Mamakku adalah wanita yang sangat tegar dalam setiap fase sakit ayahku dan ayahku juga tidak ingin lepas dari ibuku yang merawatnya. Momen lebaran kami sudah pernah lalui di rumah sakit baik itu Lebaran Idul Fitri ataupun Lebaran Haji. Ketika ayahku menghabiskan masa pensiun di rumah, ayah makin sering menelepon ku padahal waktu itu aku sudah kembali ke rumah dan bekerja di kota kelahiranku. Mungkin ladies menyangka ayahku kepoin aku ditelepon tanya kemana?dimana?dan dengan siapa??? . Bukan ayahku tidak pernah begitu. Ayahku selalu menelepon sekedar bertanya bagaimana kondisi pekerjaanku, apakah aku sudah makan atau tidak?,apakah aku pulang ke rumah untuk makan siang atau tidak?. Dan ketika ayahku ingin dibelikan sesuatu selalu memulai dengan kata "Ada uang mu inang????", ladies ingat waktu kita kecil kala kita ingin meminta dibelikan sesuatu kita akan bertanya kepada ayah kita "Ada uang ayah???", sejurus kemudian ayah kita pasti tersenyum dan langsung menanyakan "Ada, mau beli apa?". Dan kala orangtua kita sudah berumur mereka tetap memikirkan kondisi anaknya. Ayahku tidak pernah meminta halyang muluk-muluk. Sekedar mengatakan "Ayah pengen sop", "Habis pulsa ayah inang", "Pengen ayah makan sate". Dan ketika aku jawab "iya ayah nanti pulang kerja aku belikan ya". Setiap akhir jawabanku ayahku pasti akan menjawab "Terimakasih ya inang". Dan penyesalanku hidupku adalah ketika beliau berjuang kembali dalam diagnosa dokter ayahku terkena gagal ginjal dan harus cuci darah. Tubuhnya tak segagah dulu, pipinya tirus, dan merasakan makanan pun harus melalui selang NGT. Ketika kondisinya mengisyaratkan akan pergi untuk selamanya, aku malah terpacu dengan emosi. Merasa capek karena tidak tidur semalaman melihat ayah yang rewel dengan mamakku yang juga sudah lelah membuatku marah. Dan ketika aku marah ayahku tersenyum dan bilang "Jangan marahlah aku kan cuma bilang aja sakit". Sampai sekarang aku marah dengan diriku kenapa aku tidak sabar, melewatkan momen terakhir kala itu dengan amarah.

Sampai akhirnya aku ditelepon adikku untuk kembali ke rumah tanggal 14 November 2013, adikku tidak ada berkata apa-apa hanya bilang "Kakak cepat pulang disuruh mamak".Tanpa pikir panjang aku bergegas kembali, namun malam itu tidak ada bis yang bisa membawaku pulang. Alhamdulillah kakak mamakku (inang tobang) sangat mengerti kondisiku dan memutuskan untuk mengantar ku pulang. Sapai di rumah kondisi ayahku semakin serius, tubuhnya kurus tidak ada lagi lemak dan otot seluruh tubuhnya habis karena ayah tidak lagi sanggup untuk menelan makanan. Aku memeluknya dan meminta maaf. Dalam kata terbata-bata ayahku bilang  "Ayah sudah maafin nang, jadi anak yang baik, jangan cepat emosi, jaga mamak dan adik-adik ya nang". Allah SWT hanya memberikan aku waktu 2 hari 21 jam untuk melihat ayahku. 17 November 2013 kurang lebih pukul 09.15 Wib aku melihat ayahku kembali keharibaan illahi. Tak ada yang bisa kita lakukan ketika Allah SWT telah mengambil hak manusia untuk hidup. Kain hijau berlafadz "Innalillahi Wa Inna Ilahi Ro'jiun", tubuh yang sudah membujur kaku,dan akhirnya kain kafan yang menjadi baju terakhir. Mau tidak mau siap atau tidak siap kondisi itu akan menghampiri setiap kita manusia. 

Ladies jangan sia-siakan waktu yang sedikit kita ini. Bukan hal yang muluk-muluk yang diminta kedua orangtua kita. Jika kamu perantau luangkan waktu sebanyak kamu bisa untuk bertanya kabar kedua orangtuamu. Jika kamu bersama kedua orangtuamu tekan ego, dan jika terlepas emosi cepatlah meminta maaf. Luangkan waktu untuk bercerita bersama. Ketika salah satu mereka sudah tiada hanya penyesalan. Ingat Seburuk-buruknya orangtua mereka tetap orangtua kita, istilah "Mantan"  dalam hubungan keluarga adalah "Mantan Suami dan Mantan Isteri"  tidak ada "Mantan Anak, Mantan Ibu atau Mantan Ayah".

-f3.borito for Vemale.com-






Selasa, 08 November 2016

Sebuah Rasa Yang Memudar

Sadarku akan rasa yang memudar
Yang awalnya memberi kesenangan ini
Apa yang selama ini ku rasakan hilang
Firasat ini mengatakan bahwa rasa itu memudar
Risalah hati yang tak terbalas menjadi asa pilu
Intuisi hati untuk memudarkan rasa ini


     Enggan mata ini untuk tidak melihat sosokmu
     Ketika harap ini terlalu berhasrat miliki senyummu
     Apa rencana Tuhan sebenarnya akan rasaku kepadamu
     Ketika hatiku tak ingin lagi sakit untuk kedua kalinya
     Engkau tak tahu betapa sulitnya aku pupuk rasa ini
     Langkah kakimu, suaramu, dan mata mu itu..
     Alihkan seluruh jiwaku untuk bersorak sorai
     Namun sakit itu kamu torehkan kembali seperti DIA
     Andai aku berani untuk bilang "Kamu Lelaki Pengecut"


Pikiran dan hatiku mulai tidak sinkron lagi
Untaian bunga yang mekar kala hadirmu kini layu
Tak banyak yang aku inginkan darimu hanya sebuah cerita
Rangkulan komunikasi agar aku tahu harus aku apakan rasa ini
Aku menanti sebuah kata walau seburuk apapun dari mu.


fitri.borito/021116-4.11 pm







Selasa, 11 Oktober 2016

My Body My Identity#MyBodyMyPride

Kenalkan nama lengkapku Fitri Rahmadani Ritonga a.k.a Fitri Borito waktu aku masih di bangku SMP aku dijuluki si "Jacklyn" and "Cynthia Rock Rock" jika ladies angkatan 80an pasti ngak asing dengan nama-nama tersebut. Dari SD sampai SMA aku sudah aktif dalam setiap ekskul mulai dari Pramuka, Paskibra Sekolah, Basket, Sepak Bola sampai klub Atletik di sekolah, dan waktu SMP aku sempat ikut bela diri pencak silat "Perguruan Walet Putih" sampai sabuk Biru. Dan para ladies tentunya tahu bagaimana proporsionalnya tubuhku waktu jaman itu. Jaman dimana aku mempersiapkan semua hal itu untuk mendukung cita-citaku menjadi seorang "POLWAN" yang akhirnya hal itu harus pupus karena mataku sudah minus dan silindris dan aku mengetahui hal tersebut ketika aku duduk di bangku kelas 1 SMA caturwulan 2 (keliatan banget anak 80an nya yaks.. ). Dulu belum trend kata-kata Galau trend waktu jaman 80an jika kita lagi galau adalah kata Stress, hal tersebut melanda jiwa ketika harus memakai kacamata untuk pertama kalinya dan mengubur cita-cita itu dalam-dalam. Dan ladies perlu ketahui dari SD aku sudah menjadi murid famous diantara teman-teman sekolah bukan hanya karena aktif dalam organisasi sekolah namun juga dari segi akademis juga mendukung. Punya karakter yang mudah senyum dan easy going (itu kata temen-temen ku ya ladies..hi..hi.) sehingga aku mudah berbaur dengan teman-teman dan dikenal oleh guru-guru sekolah.

So..ladies pasti akan menebak kalau saya membesar seperti sekarang karena Stress..nope its not true ketika SMA aku masih membentuk tubuhku agar tetap proporsional, sampai akhirnya aku lulus dan ikut ujian UMPTN Alhamdulillah lulus dan ladies tahu jurusan yang aku ambil adalah Manajemen Kehutanan di Universitas Tanjungpura Pontianak. Lahir dan besar di Kisaran-Sumatera Utara harus menantang diri menjejakkan kaki di perantauan demi meraih pendidikan yang ku pilih. Jaman itu harga pesawat masih mahal sehingga kedua orang tuaku tidak dapat mengantarku namun almarhum ayahku berkata " Nang..kamu itu ibarat batang ubi kayu dimana pun kamu dilemparkan kamu akan tumbuh" kata-kata itu yang membuat hatiku besar ladies dan berani berangkat ke Pontianak sendirian. Singkat cerita Pontianak bagiku adalah tempat memuaskan hasrat kuliner yang selama ini aku jaga, bicara Pontianak pasti inget kuliner sea foodnya, bubur pedas, nasi kuning, sotong pangkong, chakue, kembang tahu, aduh jadi ngak bisa nahan air liur he..he... Aku tinggal di rumah adik ibuku yang badannya juga super besar mungkin karena mereka badanku menjadi besar, namun karena mereka juga aku bisa merasakan nikmatnya makanan di Pontianak. Selama 5 tahun aku tinggal disana berawal dengan ukuran celana 30 menjadi 36, berat badan 50 kg menjadi 80 kg. Happy..ya awalnya aku happy dengan semuanya sampai akhirnya mulai terasa bullying dari teman-teman yang mereka bilang sih candaan, misalnya bilang badan aku semakin besar kayak Gajah, Beruang Madu, Kuda Nil, sampai ke Gorila. Awalnya aku ikutin candaan mereka sambil menimpali dengan ikut membully diriku yang buat tawa itu semakin riuh. Namun ada hal yang menjengkelkan tersebut membuat hatiku semakin menerima kondisiku dan caraku membalas semua cemooh itu dengan prestasi dan kemampuan yang aku miliki. Dengan begitu ketika mereka mencemooh badanku pasti ada teman yang akan membela dengan lebih menunjukkan prestasiku ketimbang meributkan kondisi badanku yang semakin melebar. Dan tubuh besar ini menunjukkan identitasku di Pontianak aku dipanggil Butet karena aku dari Medan kata mereka, walaupun tubuhku besar tapi tetap terlihat tegap dan lincah itu kata mereka juga, sehingga semua itu membuatku menjadi sosok yang mudah dikenal di lingkungan kampus. Kuliah semester 3 aku diangkat menjadi Sekretaris di organisasi mahasiswa jurusan, semester 6 aku menjadi Ketua organisasi mahasiswa jurusan, dan juga ketua organisasi seni, dan menjadi Wakil Ketua mahasiswa angkatanku MAGENTA 03.  So..ladies ketika dosen atau mahasiswa atau junior di kampus bertanya kenal Butet??tidak ada yang tidak tahu pastinya.


Alhamdulillah ladies..bentuk tubuhku tidak menyulitkan diriku untuk mendapatkan pekerjaan ketika aku masih dalam tahap penyelesaian skripsiku aku di hire oleh seorang konsultan pak Yudi namanya. Bertemu dengan beliau diawali dengan sebuah kecelakaan, mobilnyamenabrak motorku sehingga temanku dan aku harus menginap di RS 2 hari. Seperti cerita sinetron aku rasa, pak Yudi memberikan aku pekerjaan sebagai staf admin di kantornya, memang waktu itu kantornya masih kecil kami yang bekerja juga masih 2 orang namun aku bangga karena beliau sekarang menjadi salah satu konsultan lingkungan yang besar di Pontianak yang mempekerjakanku bukan karena fisik ku tetapi karena kemampuanku. Aku bekerja dengan beliau tidak terlalu lama karena aku harus pulang demi keluargaku, adikku sakit waktu itu dan harus ada yang membantu ibuku menjaganya.  Mengganggur hampir 1 tahun akhirnya aku mendapat pekerjaan dibidang perbankkan lagi-lagi fisik bukan menjadi penghalang. Dulu aku berfikir orang yang kerja di bank itu orangnya harus langsing dan cantik namun ladies belive in your self  Tuhan itu sangat adil dan membuka mata kita ketika kita menghargai diri kita dengan bersyukur apa yang kamu dapat Tuhan akan tambah nikmatnya.


Masuk dalam dunia kerja membuat aku kalap mata dengan makanan sehingga beratku menjadi 90kg, dan jangan tanya berapa banyak cemooh, ejekan, candaan yang mengarah ke fisik. Lepas dari perbankkan aku bekerja di perusahaan asing yang bergerak dalam bidang mining namun kali ini aku kembali bekerja di bidang lingkungan yang memang aku suka. Awalnya banyak rekan kerja yang meremehkan ku dengan mengejekku ketika ada pekerjaan yang mengharuskan kami naik atau turun di lingkungan kerja yang terjal dan menanjak. Sedih, kecewa, dan menyalahkan diri sendiri kenapa aku harus gendut, kenapa aku besar???Kenapa??Kenapa???. Namun semua pertanyaan itu lenyap jika aku sudah berhadapan dengan sepiring nasi padang atau sate ayam atau semangkuk mie instan. Kalau aku sebutkan semua cemoohan, candaan, bullyan mereka tentang fisikku mungkin tidak akan habis-habisnya, apalagi ketika ada acara makan-makan sudahlah siapkan hati besar-besar untuk candaan dan cemoohan mereka. Ketika cemoohan, candaan mengenai badanku yang besar ini dikaitkan dengan jodohku yang tak kunjung datang, sedih dan ingin rasanya lenyap ketika hal itu keluar dari mulut-mulut mereka. Jika ada ladies yang punya problem yang sama dengan ku tetap kuat dan percaya bahwa Tuhan itu punya rencana indah buat kita. Semangat dari sahabat dan keluarga yang selalu membuatku tegar dalam hadapai candaan, cemoohan, dan bully mereka. Namun ladies semua itu jangan buat kita semakin terpuruk mari kita tunjukkan ke mereka semua kita punya potensi, punya kemampuan, punya personiliti yang baik. Dan lagi-lagi aku menunjukkan kepada mereka bahwa tubuh besarku tidak menghalangi aktifitasku malah membuatku mudah dikenal. Banyak ikut dalam lomba yang diadakan perusahaan baik tim dan personal dan Alhamdulillah kita sering memenangkan lomba-lomba tersebut walau hanya antar karyawan, namun bagiku hal tersebut sudah bisa menunjukkan kepada mereka bahwa aku punya kretifitas yang mungkin tidak banyak wanita yang memilikinya. Dan satu hal lagi ladies aku selalu menyebut diriku Spesial karena semua orang gendut itu punya karateristik masing-masing dan kebanyakan kami-kami ini humble dan mudah bergaul.


So..ladies aku bangga dengan tubuhku sekarang karena tubuhku adalah identitasku ketika orang bertanya namaku mereka akan menambahkan bentuk tubuhku dalam identitasku. Buat ladies yang punya tubuh gendut, besar, tambun, apalah itu kata mereka mari sama-sama kita angkat kepala kita tunjukkan senyuman bahagia kita adalah orang-orang besar dengan kemampuan yang besar dan juga hati yang besar walau di luar sana banyak orang yang mencibir, mencemooh, dan mentertawai kita ingat bahwa Tuhan  selalu punya tempat yang besar untuk kita. -f3.borito for Vemale.com-

Senin, 03 Oktober 2016

Mata Itu

Hari ini aku kembali bekerja setelah 5 hari ku habiskan dengan keluargaku, memang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata ketika kita sudah merantau dan jarang memiliki quality time untuk keluarga "Its Worth it". Pagi ini jam dikomputerku menunjukkan pukul 11.15 Wib dan ketika itu dia si Doi keluar dari ruangan meeting, dan tepat aku melihatnya dan dia juga memandang ke arahku. Aneh aku tak bisa bermain lagi dengan matanya. Mata itu membuat jantungku terasa lebih kencang dari sebelumnya dan terasa sesak dadaku. Buru-buru ke palingkan wajahku dari mata itu aku tidak ingin larut kembali dalam sebuah kisah yang ku rangkai sendiri. Kisah yang endingnya aku kembali kecewa dengan rasa suka yang besar terhadap sosok yang sulit rasanya ku gapai. Cukuplah dalam 3 bulan ini dia kembali membuat hatiku bersorak-sorai gembira. Membuat seluruh asisten di kepalaku membuat inti core memori terhadap sosoknya. Terimakasih ya Allah Subhanawata'ala yang telah memberikan kesempatan buat diriku mengenal sosoknya.


Cerita di awal Oktober (03102016)

Senin, 22 Agustus 2016

Kapan Nikah?Kapan Langsing?

Kata Kapan?? itu memang memiliki jawaban yang mudah, sulit, terawang-awang, dan kadang tidak biasa apalagi menyindir mengenai masalah pribadi. Tak terkecuali bagiku yang memang sering dan malah sudah bekenalan akrab dengan pertanyaan itu dalam hidup, sudah jangan mungkir deh..kalau pertanyaan Kapan?? itu sudah ada sejak kita kecil ya..toh..!!!. Apalagi bagi cewek yang usianya di atas 25 tahun pertanyaan Kapan? yang cukup melengkapinya adalah Kapan Nikah??? seperti kebanyakan rekan kerjaku sekarang yang usianya masih menuju 25 tahun dan diatas usia tersebut terutama cewek nih.kalau udah ketemu selalu membicarakan mengenai cowok dan pernikahan, lebih parahnya lagi kalau mereka dapat undangan dari rekan seumuran mereka yang menikah aduh...sudah deh..itu rumpi udah kemana-mana. "Kok..bisa ya dia duluan menikah padahal dulu waktu SMA dia biasa aja orangnya"  dan tetap pertanyaan akrab itu kembali lagi terucap aku "Kapan????", kadang aku berpikir apa kekurangan mereka, cantik, muda dan pekerja but its about their choices.
 
Nah...buat kalian semua sekarang aku ajak membayangkan jika pertanyaan Kapan Nikah? bergandengan sebuah pertanyaan membawa-bawa fisik...Kapan Kurus??? dan pertanyaan itu ditanyakan kepada wanita usia 31 tahun wissssssss....ada yang berani sini..sini...kepalan tangan dengan bogem mentah sudah ready ha..ha...ha... (tertawa ala algojo) . Hal itu yang aku rasakan menjadi seorang "Wanita Single-Mature" dan bertubuh "Extra Extra Large" bisa kebayangkan gimana rasanya ketika ada teman yang bertanya "Kapan Nikah?" dan Kapan Kurus?".  Terkadang tidak sedikit mereka mengkaitkan bentuk fisik ku dengan terlambatnya datangnya jodohku..dan aku berpikir apa mereka menyampaikan petisi kali ya ke Tuhan jika wanita single plus bertubuh gendut tidak boleh diberi jodoh sehingga dengan mudahnya mengkaitkan hal yang sudah ditakdirkan Tuhan kepada setiap manusia. Lucunya lagi ketika aku bertemu dengan teman alumni SMP yang sudah memiliki anak 2 atau 3 pertanyaannya menjadi begini : "Kamu Kapan Nikah??? Anak ku udah 2 loh..!" ini adalah pertanyaan yang kadang aku memikir keras, apa hubungan statusku yang masih single dengan anak dia yang sudah 2??? dan apakah aku ada andil dalam perumusan ide menambah anak mereka contohnya : "Mas..ayo nambah anak lagi mumpung si borito masih single..!!!" aneh banget ya kan, padahal menurutku menjadi seorang Istri/Ibu dan juga Suami/Ayah itu tidak mudah, apalagi dengan kondisi jaman seperti sekarang perlu kematangan dan juga kesiapan jangan tanya ke kantor pengadilan agama berapa kenaikan angka perceraian bahkan dengan alasan yang kadang ngak masuk akal misalnya hanya gara-gara istrinya ngak bisa masak semur jengkol atau mencet odol yang tidak searah, dll. Dan harus aku akui menjawab pertanyaan Kapan? itu sulit apalagi ketika aku sudah dilangkahi oleh adik perempuanku yang menikah duluan, pertanyaan itu seperti nyanyian HOROR..ha..ha..

Well...buat aku semua itu harus disikapi dengan wise walau kadang menyebalkan dan sangat menyulut emosi tapi ketika aku bisa mengambil sisi positif dari seluruh omongan mereka semuanya ingin yang terbaik bagiku, misalnya yang tanya Kapan Nikah? ingin aku tidak sendiri sampai akhir hidup, yang tanya Kapan Kurus? ingin aku mejalani hidup sehat. Buat kalian semua disana dengan tubuh extra dan single-mature ada rangkuman kata-kata bijak dari orang-orang yang ku sayangi yang sampai saat ini membuat aku menjadi sosok yang tetap ceria dan yakin jodoh akan datang tanpa melihat fisikmu tapi melihat dari besarnya ruang hatimu untuk dia berada menjadi pasangan hidupmu selamanya. Terimakasih untuk mamak ku yang tidak pernah mengeluh dalam membesarkan dan tak henti mendoakan dalam hidupku, abang, adik-adik ku yang cantik-cantik semua sahabat yang selalu menyayangiku dan seluruh sosok inspirasi dalam hidupku.

" CANTIK ejaannya bukan K.U.R.U.S so..Sayangi Badanmu dan carilah Pasanganmu yang dapat menjadi sosok yang bisa melengkapimu karena Sempurna itu kita yang membuatnya sehingga Hidup itu menjadi Sehat dan Bahagia"

-f3.borito-

Jumat, 19 Agustus 2016

Egois

Terkadang aku tidak mengerti untuk bersikap dengan semua orang disekitarku, kadang mereka jadi pendengar yang baik, kadang mereka jadi pembicara yang baik, kadang mereka menyebalkan, kadang mereka menyenangkan, ya begitulah hidup. Seperti yang aku alami di sore kelabu ini seoarang teman yang kesal dengan nada bicaraku padahal aku berbicara seperti biasa kepadanya. Dia bilang aku Selfish (Egois) tapi apa dia juga tidak egois dengan sikap seperti itu ahhh..entahlah setiap orang akan mencari membenaran akan setiap kesalahan, dia bilang aku ngak tahu keadaan dia disana aku ngak perlu mengajari..dan bla..bla..., emang dia pernah tahu keadaan aku bagaimana?pernah tanya keadaan ku bagaimana?ahhhh...Emosi jadinya....

Kelabu hari ini semoga Week End besok bias lebih baikan..Amin...

Senin, 01 Agustus 2016

RIP MIKE MOHEDE

Kembali ku tertegun dengan semua Misteri Ilahi Mike Mohede meninggal pada 31 July 2016 pukul 21.00 Wib hasil rekam medis menyebutkan Mike meninggal karena Serangan Jantung, sosoknya mengingatkan ku kepada abangku hal itu membuatku semakin khawatir akan kesehatan abangku, memang semua itu sudah tertulis di mega servernya Allah SWT namun adakalanya pola hidup yang membuat kita lupa akan kesehatan.



Muda, bertalenta, suaranya ringan seperti suara malaikat dan kemudian aku tertegun untuk memikirkan kesehatanku kedepannya.

-Goodbye Sweet Mike- 01/08/2016




Senin, 18 Juli 2016

Jodoh

Jodoh dalam kamus bahasa Indonesia berarti pasangan baik itu suami atau istri;pasangan hidup;imbangan. Artinya memang sederhana dan tidak sulit dipahami namun untuk seorang jomblo seperti saya kata itu sulit ku pahami.
 
Banyak orang yang menduga-duga jika aku terlalu memilih dalam mencari..oh..come on yang mau di pilih aja kagak ada...gimana mau milih-milih hufhhh...Usiaku sudah kepala 3 ini makin sering pula keluarga, sahabat, rekan kerja, bahkan orang-orang yang mengenal aku secara umum pun selalu bertanya. Semua itu memang rahasia Allah SWT hanya saja kita harus berusaha mendapatkannya, seperti saat ini aku merasa klik dengan seseorang jangan tanya sosoknya pria pendiam, tidak banyak omong, orang banyak yang menilai dia punya dunia sendiri, namun bagiku dia mencuri perhatian :)
 
Setelah Lebaran 1437 H dalam bulan syawal 'Doi" itu kata adik tina-icha sebutan buat dia :-) setelah dia ambil liburan panjang akhirnya ketemu juga, aku sudah senang dengan melihat dia, potongan rambutnya baru dan fresh aku suka, ya walau hanya bias menjadi secret admirornya itu saja saat ini sudah cukup bagiku. Karena dia pendiam aku tidak bisa memprediksi apakah dia punya rasa suka yang sama atau tidak tapi ya..kebanyakan lelaki penilaian kepada wanita pasti dari fisik, ya..kalau fisik mah...aku mundur aja karena tidak seperti keinginan kebanyakan pria yang ingin memiliki pasangan dengan fisik aduhai, sempurna, cantik, body seperti barbie, dan...bla..bla..
 
Tapi bukan berarti aku minder tidak,,hanya sadar diri aja walaupun demikian aku tetap yakin Allah SWT akan memberikan JODOH terbaik buatku, seperti Allah SWT telah memberitahukan dalam Al-Qur'an :
 
Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang .baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik. (Qs. An Nur:26)
 
So..sekarang aku lebih focus untuk merubah diriku menjadikan aku layak mendapat lelaki baik-baik, doi itu dapat dikatakan lelaki yang baik untuk ibadahnya Alhamdulillah aku yakin bisa menjadi imam yang baik. Namun kau harus menyiapkan hatiku dan pikiranku jika dia nantinya memiliki calon pendamping yang sudah doi temukan, kembali lagi JODOH itu rahasia Allah SWT siapa yang tahu yang kadang kita benci bisa jadi jodoh kita, yang selama ini kita sukai dan percaya menjadi pendamping kita ternyata dia telah di JODOH kan Allah SWT dengan orang lain.
 
Intinya..adalah persiapkan diri aja kapan JODOH itu akan tida kita akan siap menyambutnya.
 
 
Happy Today
_borito_

Selasa, 05 Januari 2016

HAPPY NEW YEAR 2016


 




Mengawali tahun 2016 ini banyak hal yang baik mengawali hariku mulai dari memulai belajar bisnis dan menentukan laju ide bisnis ku ke depan, namun ada hal yang membuatku sedikit ketir ketika aku sudah mulai percaya seorang atasan akan memberikan kesempatan kepadaku ternyata apa yang ku dapat???? Sedih memang mendapatkan sebuah fakta bahwa aku harus di rumahkan terlebih dahulu untuk memulai kontrak baru. 1 bulan bukan waktu yang singkat jika menjalani hari tanpa bekerja. Tapi sekarang aku sudah lebih legowo aja..jika memang ini sudah jalan dari Allah SWT aku harus hadapi...sedih pasti..salah memang jika harapan kita rajut ke seorang manusia bukan Tuhan. Aku hanya bias senyum dan berserah diri kepada Allah SWT karena Allah SWT tahu yang terbaik buat hambanya.

Selamat Menjalani Hidup di Tahun 2016

-BoriTo- 06/01/16